Program Studi Pendidikan Matematika PSDKU Universitas Pattimura di Kabupaten Maluku Barat Daya menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Eksplorasi dan Inovasi Pembelajaran Matematika Berbasis Etnomatematika Kepulauan dalam Upaya Penguatan Literasi Numerasi di Era Digital.” Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom pada Senin, 15 November 2025, mulai pukul 11.00 WIT hingga selesai. Seminar nasional ini diikuti oleh dosen, guru, dan mahasiswa dari berbagai wilayah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan praktik pembelajaran matematika yang kontekstual, inovatif, serta berakar pada budaya lokal kepulauan.
Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Dr. Abraham Mariwy, S.Pd., M.Si., selaku Koordinator PSDKU Universitas Pattimura Kabupaten Maluku Barat Daya. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya pemanfaatan kearifan lokal sebagai sumber belajar matematika guna meningkatkan literasi numerasi peserta didik, khususnya di wilayah kepulauan.Seminar dipandu oleh Ratnah Kurniati MA, S.Pd., M.Pd., sebagai moderator.


Narasumber pertama, Prof. Dr. Nanang Priatna, M.Pd., dari Universitas Pendidikan Indonesia, menyampaikan materi berjudul “Pembelajaran Berbasis Etno-STEM untuk Penguatan Literasi Numerasi Matematis Siswa.” Dalam paparannya, Prof. Nanang menjelaskan konsep Etno-STEM serta penerapannya dalam pembelajaran matematika melalui pengintegrasian budaya lokal, teknologi, dan pendekatan STEM.

Berbagai contoh pembelajaran berbasis budaya ditampilkan untuk menunjukkan keterkaitan antara konsep matematika dan kehidupan masyarakat. Sesi pemaparan materi dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang melibatkan dosen dan mahasiswa. Kegiatan kemudian diakhiri dengan pemberian sertifikat secara daring kepada narasumber.

Narasumber kedua, John N. Lekitoo, S.Pd., M.Pd., dosen Pendidikan Matematika PSDKU Universitas Pattimura Kabupaten Maluku Barat Daya, menyampaikan materi berjudul “Granit: Ekosistem Media Pembelajaran Digital untuk Literasi Numerasi dalam Konteks Etnomatematika Kepulauan.” Pada awal pemaparan, beliau menguraikan tantangan literasi numerasi di Indonesia berdasarkan hasil asesmen internasional PISA, serta berbagai kendala pembelajaran matematika di wilayah kepulauan, seperti belum optimalnya pemanfaatan budaya lokal, keterbatasan integrasi teknologi yang kontekstual, dan belum idealnya distribusi guru matematika. Materi yang disampaikan dinilai relevan dengan kondisi Kabupaten Maluku Barat Daya dan memberikan alternatif solusi melalui pemanfaatan media pembelajaran digital berbasis etnomatematika. Kegiatan kembali dilanjutkan dengan sesi tanya jawab serta pemberian sertifikat kepada narasumber.
Melalui seminar nasional ini, diharapkan terbangun kesadaran dan komitmen bersama untuk terus mengembangkan pembelajaran matematika yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan literasi numerasi. Program Studi Pendidikan Matematika PSDKU Universitas Pattimura Kabupaten Maluku Barat Daya berencana melanjutkan kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan dan penguatan jejaring akademik.
