MALUKU BARAT DAYA – Program Studi Pendidikan Matematika PSDKU Universitas Pattimura (Unpatti) Kabupaten Maluku Barat Daya sukses menyelenggarakan Kuliah Tamu Tahun 2025 dengan tema “Membangun Growth Mindset dan Menciptakan Pembelajaran Matematika yang Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 20 Desember 2025, dengan menghadirkan Brian Lefta, S.Pd. Gr., fasilitator deep learning sebagai narasumber utama.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Program Studi Pendidikan Matematika, Michael Inuhan, S.Pd., M.Sc. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pendidik masa kini tidak hanya dituntut menguasai materi ajar, tetapi juga mampu menumbuhkan growth mindset pada peserta didik. Menurutnya, pembelajaran matematika harus diarahkan pada pengembangan potensi, kesadaran belajar, serta pembentukan karakter siswa. Beliau berharap melalui kuliah tamu ini, terbangun komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika yang lebih humanis, reflektif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik.

Dalam sesi pemaparan materi, narasumber mengulas secara komprehensif perbedaan antara fixed mindset dan growth mindset. Ia menekankan bahwa kecerdasan dan keterampilan bukanlah sesuatu yang bersifat tetap, melainkan dapat terus berkembang melalui proses belajar, latihan, dan refleksi berkelanjutan.
Selain itu, Brian memperkenalkan konsep Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang berlandaskan pada kerangka kerja 8-3-3-4, meliputi:
-
8 Dimensi Profil Lulusan, di antaranya penalaran kritis, kreativitas, dan kolaborasi;
-
3 Prinsip Pembelajaran (BBM), yaitu Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan;
-
3 Pengalaman Belajar (3M), meliputi Memahami, Mengaplikasi, dan Merefleksi;
-
4 Kerangka Pembelajaran, yakni praktik pedagogis, kemitraan pembelajaran, lingkungan pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi digital.
Tidak hanya membahas konsep teoretis, kegiatan ini juga memberikan panduan praktis dalam penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) atau modul ajar yang selaras dengan kurikulum terbaru. Narasumber memaparkan contoh implementasi pembelajaran mendalam pada materi statistika, mulai dari perencanaan kegiatan awal, proses pembelajaran inti, hingga asesmen yang berorientasi pada penguatan berpikir kritis siswa.

Antusiasme peserta terlihat dari sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Salah satu mahasiswa semester V, Stevianus Perseratu, mengajukan pertanyaan terkait strategi guru pemula dalam menyeimbangkan tuntutan target kurikulum dengan pengembangan proses berpikir siswa. Menanggapi hal tersebut, Brian menekankan pentingnya membangun kemitraan pembelajaran dengan rekan sejawat serta meningkatkan literasi profesional sebagai kunci keberhasilan guru di awal karier.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada narasumber oleh pihak PSDKU Unpatti. Melalui kuliah tamu ini, diharapkan mahasiswa calon guru matematika di Kabupaten Maluku Barat Daya dapat menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan pembelajaran bermakna serta berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan.
